Java Fundamental

Home / Java / Java Fundamental

Coding  atau membuat progarm sering menjadi momok bagi banyak lulusan ilmu komputer atau teknik informatika.  Padahal bagi lulusan jurusan tersebut, coding seharusnya menjadi hal yang biasa, lumrah. Memang di dunia computer ada banyak hal yang dipelajari, tetapi berfikir logic adalah satu hal yang wajib bagi mereka yang berkecimpung dunia computer. Coding melatih seseorang untuk berfikir logic dalam menyelesaikan banyak problem.

Berbicara pemrograman, berarti belajar alghoritma dan juga bahasa pemrograman. Pada awal masuk ke dunia programming, biasanya hal pertama yang dipelajari adalah alghoritma. Bahkan alghoritma dipelajari hamper disemua teknik, karena alghoritma menjadi dasar untuk berfikir logic. Kemudian setelah itu, belajar Bahasa pemrograman. Banyak sekali Bahasa pemrograman yang pupuler di dunia industry saat ini. Seperti c, c#, php, java, phython, golang, dan lain sebagainya. Saya disini akan membahan tentang java. Ya, tepat sekali, seperti judul artikel ini.

Mengapa java? Ada banyak alasan mengapa java. Anda sampai pada artikel ini menjadi salah satu alasannya.

Apakah Anda mengingat ketika belajar Bahasa Inggris? Pertama kali, tidak tahu sama sekali kosa-kata atau vocabulary-nya. Kemdian belajar tentang tenses dan juga grammar atau belajar tentang susunan kata, belajar subjek predikat objek, belajar kalimat aktif dan pasif sehingga sampai pada tahap biasa menulis, mendengar dan berbicara bahasa inggris.

Demikian juga dengan bahasa pemrograman. Bahasa pertama selalu paling sulit. Setelah kita menguasai satu bahasa, belajar bahasa berikutnya tidak sesulit yang pertama. Karena kita sudah mengetahui atau memahami dasar dasar dari suatu Bahasa pemprograman. Pada dasar nya semua Bahasa pemprograman mempunyai dasar atau istilah istilah yang hampir sama.

Belajar java fundamental, pertama kali yang harus disiapkan adalah :

  • Java SDK
  • Java Tutorial
  • Javadoc API
  • Text Editor

Selanjutnya, membuat kode program sederhana. Dalam semua bahasa pemrograman, kode ini disebut HelloWorld. Kode program ini hanya mencetak tulisan Hello World ke layar komputer.

Dari sini kita akan mengetahui beberapa konsep, yaitu:

  • Cara kompilasi kode program Java
  • Cara menjalankan aplikasi Java
  • Konsep CLASSPATH

Begitu kita sudah bisa mengkompilasi dan menjalankan kode program Java, kita bisa mulai belajar prinsip umum pemrograman. Prinsip ini sama di semua bahasa pemrograman, walaupun cara penulisannya berbeda. Berikut prinsip-prinsip yang perlu dipelajari:

  • Anatomi aplikasi. Di Java, aplikasi terdiri dari banyak package, satu package berisi banyak class, satu class berisi banyak property dan method, satu method terdiri dari banyak statement.
  • Menggunakan variabel
  • Macam-macam tipe data
  • Operator
  • Statement, Comment, Expression
  • Method, function, atau procedure. Istilah mana yang digunakan tergantung bahasa yang dipelajari
  • Penggunaan variabel sebagai argumen dan return value. Pelajari juga pass-by-value vs pass-by-reference dan scope variabel
  • Control Flow, meliputi percabangan menggunakan if-else dan switch, dan perulangan dengan while atau for.Ketahui juga keyword control flow seperti break, return, dan exit.
  • Setelah mahir menggunakan variabel skalar, pelajari variabel majemuk. Variabel majemuk ini ada di semua bahasa pemrograman. Biasanya ada dua kategori dasar, yaitu yang menggunakan indeks numerik dan indeks non-numerik. Di PHP variabel majemuk berindeks numerik disebut dengan numeric-array, sedangkan yang berindeks non-numerik disebut associative-array. Di Java pilihan lebih banyak. Untuk indeks numerik ada List dan array. Sedangkan indeks non-numerik diwakili oleh Map. Java juga punya variabel majemuk yang dinamakan Set, yang tidak memiliki indeks berurut, tapi bisa digunakan untuk mencegah elemen yang duplikat. Pelajari konsep, implementasi, dan penggunaannya.

Salah satu keunggulan Java adalah dukungannya terhadap Object Oriented Programming. Sekarang, setelah menguasai cara kerja bahasa pemrograman melalui prinsip-prinsip di atas, kita belajar tentang bagaimana mendesain aplikasi dengan menggunakan prinsip orientasi objek.

Langkah-langkah belajar OOP adalah:

  • Belajar apa itu class dan apa itu object. Kalau di Java, ketahui perbedaan antara class dan instance. Perbedaan antara static variable dan instance variable.
  • Encapsulation
  • Inheritance
  • Polymorphism

Banyak orang mengalami kesulitan dalam menjelaskan, apalagi mempelajari encapsulation, inheritance, dan polymorphism. Berdasarkan pengalaman saya, design pattern dapat digunakan untuk membantu pemahaman ketiga konsep OO tersebut. Gunakan Strategy pattern untuk memahami polymorphism, Factory pattern untuk memahami encapsulation, dan Template Method untuk memahami Inheritance. Cukup dengan tiga pattern ini, seharusnya konsep OO sudah bisa dipahami dengan baik

Beberapa bahasa pemrograman seperti Java, Ruby, C# memiliki fitur Exception Handling. Pelajari fitur ini. Khusus Java, kita perlu mempelajari bedanya Error, Checked Exception, dan Unchecked Exception. Yang lebih penting, mengenali karakteristik masing-masing dan kapan harus menggunakannya.

Semua bahasa pemrograman modern sudah memiliki infrastruktur Input/Output Stream. I/O Stream ini digunakan untuk membaca dan menulis data ke berbagai tujuan, misalnya file, jaringan, object, dan sebagainya. Dengan menggunakan I/O Stream, teknik baca/tulis file mirip dengan terima/kirim data dari jaringan.

Terakhir, mempelajari fitur-fitur Java yang advanced, seperti:

  • Multithreading
  • Reflections API
  • Annotations
  • Generics
  • Enum

Setelah menguasai bahasanya, selanjutnya menguasai (Application Programming Interface) API yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Kemudian masih ada framework untuk membantu pembuatan aplikasi. Jangan lupa, kita masih harus belajar menggunakan tools seperti IDE, Ant, Maven, JUnit, Subversion, agar kita bisa bekerja secara efektif dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *